Jawara Game Hago diikuti puluhan Studio

Jawara Game Hago Memiliki tujuan sebagai sebuah kompetisi Game Developer untuk menemukan talenta developer game lokal, menciptakan peluang, serta meningkatkan kualitas perindustrian game. Publisher game Hago, bersama dengan Vlight, yang berkerja sama dengan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BAPAREKRAF), Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) telah berhasil memilih dan menentukan para pemenangnya. Dengan besarnya animo peserta yang masuk, membuktikan bahwa Jawara Game Hago diikuti puluhan studio game lokal, tercatat hingga lebih dari 85 game studio.

Persyaratan Jawara Game Hago

Dari total peserta yang terdaftar tadi, diambilah 30 finalis yang telah dipertandingkan kembali dan mendapatkan penjurian tahap berikutnya. Untuk menjadi pemenang, para peserta diwajibkan untuk memenuhi beberapa hal. Khususnya adalah software yang digunakan lebih diutamakan menggunakan HTML5, karena akan dapat lebih mudah diintegrasikan kedepannya kedalam aplikasi Hago. Selain itu harus memiliki unsur-unsur kearifan lokal dan juga berdurasi setidaknya 10 menit atau setara dengan 20 level

Jawara Game Hago diikuti puluhan Studio Game
Jawara Game Hago diikuti puluhan Studio Game

Info lengkap lainnya bisa sobat mobileague ikuti di tautan berikut ini

Pemenang Jawara Game Hago

Berikut ini adalah para pemenang dari kompetisi Jawara Game Hago yang berhadiah total 135 juta rupiah.

Jawara Game Hago diikuti puluhan Studio Game
Jawara Game Hago diikuti puluhan Studio Game

Selain pemenang diatas, untuk mengapresiasi beberapa peserta yang luar biasa, Jawara Game Hago juga memberikan penghargaan khusus, yaitu untuk kategori best student game developer dengan hadiah sebesar IDR 5.000.000,-

Sharing Session dengan para studio game dan hago

Bapak Adam Ardasasmita selaku Wakil Presiden AGI, menyatakan bahwa acara kompetisi Jawara Game Hago ini merupakan awal positif yang dapat membangkitkan gairah di industri game developer Indonesia. Selama ini, Industri game Indonesia sudah menduduki peringkat ke 16 di Dunia untuk total pendapatan, namun tidak sampai 1% yang dari studio game Indonesia. Dengan acara kompetisi Jawara Game Hago, diharapkan dapat menjadi awal dari gerakan memerdakakan game industri Indonesia.