Sekitar bulan Juli 2019, HMD Global meluncurkan ponsel Android One bernama Nokia 2.2 di Indonesia. Smartphone ini sudah menjalankan sistem operasi Android 9 Pie yang selanjutnya akan ter-update hingga Android Q dan Android R.Pada kesempatan kali ini, saya akan memberi ulasan tentang smartphone ini dari sisi pengguna yang hobi main game.
Impresi pertama

Waktu pertama kali pegang saya cukup terkejut dengan betapa ringannya Smartphone ini. Meski sebagian besar komponennya berbahan plastik namun kualitiasnya bukan sembarangan, Nokia 2.2 terlihat mewah dengan layar 5,7 inci beresolusi 720 x 1.520 piksel beraspect ratio 19:9 berponi dengan kamera selfie 5 megapiksel. Orangpun tidak akan menyangka bahwa harganya hanya satu jutaan.
Dari segi User Interface, patut diacungi jempol. Tampilan yang sangat responsif terasa nyaman dipandang. Mulus, instan, cepat , dan mudah bagi saya yang bukanlah seorang ‘geek’. Hanya dalam sekejap saja saya mampu memahami operasional smartphone Nokia 2.2 ini tanpa bingung. ‘guide’ yang lengkap saat pertama kali Smartphone dinyalakan sangat membantu saya.
Aksesoris original yang terpasang secara lekat
Tidak seperti kebanyakan smartphone yang biasanya tidak disertai headset. Nokia 2.2 tidak hanya memberikat Headset sebagai pelengkap gadget namun juga headset yang sangat paten ketika dipasang dan tidak goyang-goyang. Sangat nyaman dalam beraktifitas tanpa perlu khawatir headphone akan terlepas.
Selain itu, ada bagian yang sangat penting bagi saya. Yaitu kabel charger original yang didapatkan bersama dengan Nokia 2.2 sangat kokoh saat dipasang. Saya yang merupakan seorang gamer dan livestreamer merasa puas dengan kualitas kabel charger yang didapatkan satu set dengan Nokia 2.2 ini. Saya tidak perlu khawatir akan kabel charger yang terlepas akibat agresivitas saat bermain game.
Aksesibilitas dengan tombol Google Assitant

Saya bukan tipe pengguna ‘geek’ yang senang menggunakan virtual assistant, bagi saya fitur seperti ini terasa merepotkan, dimana kita harus bicara kepada gawai untuk melakukan komando sederhana. Tapi saya merasa tertantang untuk mencoba fitur ini dan melihat seperti apa kemudahan yang digadangkan oleh Google selama beberapa tahun terakhir.
Dan ternyata, kemudahan ini sangat terasa ketika saya sedang mengemudi. Saya cukup mengatakan “Halo Google” untuk merubah rute dan direksi GPS, mencari tiket nonton Joker, mencari tempat nongkrong terdekat, dan bahkan Virtual Assitant mampu mengidentifikasi lagu yang sedang saya dengarkan. Saya juga dapat bertanya tentang berita terkini, cuaca hari ini dan banyak lagi. Saya jadi ketagihan untuk menggunakan Virtual Assistant, kini mengetik di search engine malah terasa merepotkan. Hehe
Akses disabilitas
Sebagai seorang aktifis disabilitas tentu perihal akses dalam teknologi menjadi salah satu perhatian saya. Nokia 2.2 ternyata cukup memperhatikan akses pengguna dengan berbagai impariment. Google Assistant tentu menjadi salah satu akses bagi teman Tuna Netra atau low vision.
Selain itu, Nokia 2.2 juga dilengkapi dengan speech-to-text, touch setting untuk tremor, magnificient sampai color inversion untuk pengguna color blind. Sangat lengkap dan mencengangkan. Dan yang lebih keren lagi, ada fitur pengubat suara menjadi teks dan teks menjadi suara yangs angat berguna bagi orang dengan disabilitas Tuli.
Perihal akses ini yang membuat saya mulai jatuh cinta dengan gawai ini karena benar-benar cerdas! 5/5 untuk aksesibilitas Nokia 2.2!
Akses keamanan
Pada harga yang demikian murahnya saya sungguh tidak menyangka bahwa fitur yang ditawarkan sangat lengkap, mulai dari find myd evice, emergency contact, sampai FACE UNLOCK yang gokil. Pokoknya keamanan data pengguna terjamin deh.
Push Rank aman tanpa Lag
Awalnya saya sempat ragu akan performa smartphone dengan harga satu juataan ini. apakah mampu Nokia 2.2 melakukan livestream dengan kamera on saat bermain gim. Diotaki oleh chip MediaTek Helio A22 dan RAM 3GB beserta memori internal 32GB ternyata keraguan saya terjawab. Saya mampu memainkan beberapa gim populer saat ini, Call of Duty, PUBG Mobile, dan Mobile Legends dengan sangat mulus dan tanpa lag.
Soal Baterai pun tidak perlu khawatir, dilengkapi dengan kapasitas 3000 mAh, Nokia 2.2 cukup awet dan tahan lama. Dan ini poin pentingnya: Meskipun pemakaiannya berat dalam rentang waktu tertentu, Nokia 2.2 tidak terasa panas! Ini bener-bener keren.
Meskipun harus saya akui, untuk memulai aplikasi gimnya sendiri memang memakan waktu yang relatif lebih lama dibanding smartphone saya sebelumnya. Anda juga perlu menambahkan tempered glass untuk memuluskan jari anda ketika bermain game karena layar pada Nokia 2.2 terasa kesat dan lentur.
Satu kekurangan yang cukup menganggu bagi saya adalah ketika bermain gim seringkali tidak sengaja menekan tombol Google Assistant sehingga permainan saya terganggu.Tapi hal itu cukup lumrah mengingat gaming bukanlah fitur utama dari smartphone ini.
Namun, jika anda bandingkan performanya dengan smartphone dalam satu rentang harga yang sama saya dapat katakan bahwa saya cukup puas dengan performa gamingnya! Bagi saya nilai yang pantas untuk performa gaming Nokia adalah 4/5.
Kamera dan Video
Saya sebagai bagian dari Komunitas Fotografi Ponsel cukup serius dalam mempelajari kualitas fotografi ponsel. Nokia 2.2 terang dalam gelap dan sangat baik di siang hari. Sayangnya, saya perlu katakan bahwa anda tidak dapat banyak berharap akan kualitas kamera 13MP dan 5MP yang ditawarkan. Karena, menurut saya, dengan resolusi yang sama, kualitas gambar pada Nokia 2.2 masih kurang jika dibandingkan dengan Smartphone lain di rentang harga 1jt an.
Respon eksposur kurang stabil ketika merekam video ditempat terang, dan gamma begitu terasa di malam hari. Sehingga, meskipun gambar cukup jelas namun terlihat noise yang cukup menganggu.Meski fitur fotografi dan videografinya cukup lengkap, bagi saya pribadi nilai 3/5 pantas disematkan bagi kamera Nokia 2.2 berdasarkan bagaimana pengalaman saya menggunakannya sebagai alat fotografi.
Namun jika anda adalah orang yang mengenakan Gawai hanya sebagai alat dokumentasi, saya rasa tidak masalah. Karena sebenarnya gambar yang dihasilkan juga cukup baik.
DAY LIGHT LOW LIGHT

Kesimpulan
WORTH IT!Setelah 2 minggu pemakaian, secara keseluruhan saya terlanjur jatuh hati akan smartphone ini. Tampilan yang sangat friendly dan UI yang cerdas terasa menyenangkan di mata, membuat saya cepat dan terampil dalam menggunakan Nokia 2.2.
Saya sebagai seorang pekerja yang mempunyai beberapa smartphone tentu akan memilih Nokia 2.2 sebagai ponsel utama dalam komunikasi dan bisnis. Nokia 2.2 terasa minimalis dan profesional.
Selama penggunaan, beberapa teman cukup tertarik dengan tampilan smartphone ini dan menerka harga yang menurut mereka kisaran 3 sampai 4juta-an.
Kesimpulannya, bagi saya smartphone ini TOTALLY WORTH IT!
Saya cukup puas dengan apa seluruh fitur yang ditawarkan Nokia 2.2. Meskipun harganya murah tapi ternyata kualitasnya terbilang diatas ekspektasi saya.Saya yakin andapun akan puas dengan harga yang anda keluarkan cukup sebanding dengan kualitas yang diberikan.
Reviewer: Shena Septiani dan Habibi Yasin
Ditulis oleh: Shena Septiani
Disunting dan dipublikasi oleh: Habibi Yasin
![[REVIEW] MENGULAS PERFORMA GAMING NOKIA 2.2.1,5JT BISA LIVESTREAM!](/media/webp/2019/10/Review-Android-One-Nokia-2.2.jpg.webp)